Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label sekolah

Serba Serbi Mencari Pendidikan Yang Terbaik

Rhenald Kasali ternyata pernah gak naik kelas waktu sekolah dulu. Begitu juga Dimas Jayadiningrat. Tapi mereka tetap bisa menjadi orang sukses. Kenapa bisa begitu? Ini jadi menimbulkan pertanyaan. Apakah nilai akademik adalah segalanya? Atau ada hal lain yang lebih penting dalam pendidikan? Indonesia punya Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, dengan gagasan tentang pendidikannya yang luar biasa. Konon sistem pendidikan di Finlandia yang terkenal maju justru sejalan dengan gagasan beliau. Ironisnya, pendidikan di Indonesia sendiri sangat jauh dari itu. Ajaran "Tut Wuri Handayani" lebih sering jadi slogan belaka daripada kenyataan. Sebagai orang yang pernah mengalami pahitnya mengejar nilai akademik ketika sekolah dulu, namun menyadari ternyata kenyataan tidak seindah harapan, dan sekarang menjadi ortu yang sedang berjuang memberikan pendidikan terbaik buat anak-anak sendiri, saya selalu tertarik dengan hal-hal yang memberi wawasan baru tentang pendidikan. Harapan mas...

Analogi Sekolah dan Komputer

Saya suka mengikuti tulisan-tulisan Ayah Edy, karena sangat membuka pikiran dan wawasan sebagai orang tua. Pemikiran-pemikirannya masalah pendidikan dan pengasuhan anak banyak yang sejalan dengan apa yang saya pikirkan (bahkan yang belum pernah terpikir oleh saya). Di bawah ini ada satu tulisan tentang sekolah untuk anak. Saya tidak tahu siapa ahli komputer yang dia sebut di situ, tapi analogi yang disampaikan cukup masuk akal. Saya sendiri sudah lama mempertanyakan masa-masa saya sekolah dulu, yang menurut saya sangat membosankan dan tidak menyenangkan. Namun hasilnya untuk bekal berjuang di kehidupan nyata sangat-sangat jauh. Banyak sekali bekal hidup sesungguhnya yang tidak saya dapat dari sekolah, meskipun nilai-nilai sekolah saya dulu cukup baik. Alhasil saya betul-betul struggle ketika pertama kali saya lepas dari bangku pendidikan dan harus mandiri, alias bekerja. Saya dulu berpikir nilai yang baik di sekolah adalah segalanya, tapi saya salah.