Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label kebohongan susu sapi

[Video] Bahaya Susu Formula dan Strategi Jahat Pemasarannya

Baru menemukan video ini sekitar 2 minggu yang lalu. Semakin terkuak buruknya susu formula dan strategi jahat pemasarannya. (Dan saya pun semakin dendam kesumat dengan susu) Melihat bidan dalam video ini, saya jadi teringat dengan dokter anak yang pernah kami kunjungi beberapa waktu lalu. Mungkin kondisinya sama dengan bidan yang diwawancarai di video ini. Lihat betapa semangat dan bangganya bidan itu menceritakan afiliasinya dengan produsen susu formula, bagaimana kuliahnya dibiayai dan peralatan prakteknya disponsori oleh si produsen susu. Sebagai timbal balik, secara tidak langsung dia menjadi duta pemasaran produk susu formula yang bersangkutan dengan menyebarkannya kepada pasiennya.

Mengapa Kita Harus Berhenti Mendewa-dewakan Susu Sapi

1. Komposisi susu sapi lebih cocok untuk anak sapi, bukan manusia Komposisi susu sapi sebetulnya tidak cocok untuk manusia karena memang diciptakan untuk anak sapi. Laktosa (Gula Susu) yang terkandung di dalamnya justru lebih banyak menimbulkan masalah kesehatan seperti obesitas, kolesterol, dll. Kalsium yang terkandung dalam susu sapi pun sebetulnya tidak dikenali komposisinya oleh tubuh manusia, sehingga tidak bisa diserap dengan baik. Tidak ada susu lain yang perlu manusia konsumsi selain ASI. 2. Kalsium dalam susu sapi tidak mudah diserap oleh tubuh manusia Seringkali orang mementingkan asupan susu sapi karena kandungan kalsiumnya. Padahal kalsium dari susu sapi tidak mudah diserap oleh tubuh manusia, dan justru akan menjadi “sampah” dalam tubuh. Inilah mengapa anak yang banyak mengkonsumsi susu sapi justru lebih mudah sakit. Masih banyak makanan berkalsium lain yang mudah diserap kalsiumnya oleh tubuh manusia (seperti brokoli dan lettuce). Kandungan kalsium dalam ASI mas...

Lagi-lagi Tentang Susu Sapi

Satu lagi artikel yang mengungkapkan tentang kebohongan susu sapi. Sebetulnya masih percaya gak percaya apakah fakta ini benar adanya. Tapi semakin lama semakin masuk akal. Di Indonesia, kepentingan industri lah yang berhasil menutup-nutupi fakta yang sebenarnya tentang susu sapi, karena Indonesia merupakan lahan subur untuk susu formula dan UHT. Berkaca dari pengalaman pribadi dengan anak sendiri, memang banyak terjadi perubahan kondisi anak dari yang tadinya minum susu sapi lebih dari 1 liter sehari, dan sekarang dikurangi menjadi hanya seperempatnya. Dari yang tadinya sering sakit dan gampang sekali muntah, sekarang lebih sehat dan tidak pernah muntah lagi. Kalau ada yang bilang tubuh anak jadi tinggi karena minum susu sapi, pengalaman pribadi saya dulu berkata lain. Saya dan abang saya sama-sama konsumsi susu sapi ketika kecil, malah mungkin saya lebih doyan susu sapi ketimbang abang saya. Tapi kenyataannya, abang saya tinggi besar, sementara saya sampai sekarang masih seg...