Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label kibulansusu

Mengapa Kita Harus Berhenti Mendewa-dewakan Susu Sapi

1. Komposisi susu sapi lebih cocok untuk anak sapi, bukan manusia Komposisi susu sapi sebetulnya tidak cocok untuk manusia karena memang diciptakan untuk anak sapi. Laktosa (Gula Susu) yang terkandung di dalamnya justru lebih banyak menimbulkan masalah kesehatan seperti obesitas, kolesterol, dll. Kalsium yang terkandung dalam susu sapi pun sebetulnya tidak dikenali komposisinya oleh tubuh manusia, sehingga tidak bisa diserap dengan baik. Tidak ada susu lain yang perlu manusia konsumsi selain ASI. 2. Kalsium dalam susu sapi tidak mudah diserap oleh tubuh manusia Seringkali orang mementingkan asupan susu sapi karena kandungan kalsiumnya. Padahal kalsium dari susu sapi tidak mudah diserap oleh tubuh manusia, dan justru akan menjadi “sampah” dalam tubuh. Inilah mengapa anak yang banyak mengkonsumsi susu sapi justru lebih mudah sakit. Masih banyak makanan berkalsium lain yang mudah diserap kalsiumnya oleh tubuh manusia (seperti brokoli dan lettuce). Kandungan kalsium dalam ASI mas...

Lagi-lagi Tentang Susu Sapi

Satu lagi artikel yang mengungkapkan tentang kebohongan susu sapi. Sebetulnya masih percaya gak percaya apakah fakta ini benar adanya. Tapi semakin lama semakin masuk akal. Di Indonesia, kepentingan industri lah yang berhasil menutup-nutupi fakta yang sebenarnya tentang susu sapi, karena Indonesia merupakan lahan subur untuk susu formula dan UHT. Berkaca dari pengalaman pribadi dengan anak sendiri, memang banyak terjadi perubahan kondisi anak dari yang tadinya minum susu sapi lebih dari 1 liter sehari, dan sekarang dikurangi menjadi hanya seperempatnya. Dari yang tadinya sering sakit dan gampang sekali muntah, sekarang lebih sehat dan tidak pernah muntah lagi. Kalau ada yang bilang tubuh anak jadi tinggi karena minum susu sapi, pengalaman pribadi saya dulu berkata lain. Saya dan abang saya sama-sama konsumsi susu sapi ketika kecil, malah mungkin saya lebih doyan susu sapi ketimbang abang saya. Tapi kenyataannya, abang saya tinggi besar, sementara saya sampai sekarang masih seg...